OOT: Berburu Pertamax/Plus di Pantura

Baru satu hari saya menginjak kembali kota jakarta tadi malam setelah menyelesaikan beberapa urusan keluarga serta menenami anak/istri liburan akhir tahun. Satu kesan yang menjadi tanda tanya besar selama perjalanan tersebut…
Kuda besiku terpaksa harus meminum premium selama perjalanan tersebut. Selama perjalanan dari Yogya – Solo – Ngawi – Madiun – kembali lagi ke Pati via Bojonegoro, Cepu, Blora, Rembang, Pati _ Kudus… tidak kutemukan Pertamax ataupun Pertamax plus di perjalan tersebut. Terpaksa aku isi dengan premium…
Hari berikutnya : perjalanan ke Jakarta dari Pati aku hanya menemukan Pertamax di jalan lingkar luar Kudus. Itupun hanya beberapa saja kuisi, karena sudah keburu habis.
Sepanjang perjalanan ke jakarta, hampir setiap spbu ku usahakan mampir tuk tanya pertamax. Ironisnya: beberapa spbu malah sudah menempel “Bensin HABIS” …
Sebelum masuk Tol cikampek baru kutemukan Pertamax, lega juga… Kasihan kuda besi itu harus berlari kencang dengan suara ngos-ngosan (ngelitik).
Apa gerangan yang terjadi? Apakah ini dikarenakan para pengusaha minyak (spbu) takut mengambil stock banyak-banyak karena turunnya harga minyak yang terus menerus… atau ini merupakan ke tidak siapan Pertamina dalam mengirimkan pasokan ke daerah-daerah…
Satu pesan bagi saya sendiri ke depannya (pengguna pertamax) : Sebelum pulang sebaiknya isi tanki dengan Pertamax full (kalau bisa Pertamax plus), jadi kalau di jalan kekurangan bahan bakar, bisa diisi permium, sehingga kadar oktan tidak kurang dari standard.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s