Menentukan Harga Pokok Barang Jadi (Standar)

Bagi perusahaan Industri merupakan hal yang sulit dalam menentukan berapa harga pokok barang jadi yang akan dihasilkan nantinya. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa hal yang menyebabkab harga pokok barang jadi tidak bisa di tetapkan diawal periode secara aktual. Komponen biaya overhead yang masih tercampur dengan alokasi dari produk lain, komponen upah yang sulit dibedakan antara tenaga kerja yang mengerjakan produk a dengan produk b dan produk lainnya.

Beberapa perusahaan akhirnya menetapkan harga pokok barang jadi diawal periode dengan taksiran dan anggaran (budget). Itupun mereka harus mempertimbangkan tingkat fluktuasi harga barang yang di pengaruhi oleh tingkat inflasi harga barang. Beberapa perusahaan maju yang sudah punya research sendiri, menghitung harga pokok barang jadinya dengan standarisasi dengan berbagai macam perhitungan yang rumit dan rumus yang njlimet. Harga pokok akan jadi penting dikarenakan dengan harga pokok tersebut nantinya akan menentukan harga jual.

Tapi bagaimana kalau beberapa perusahaan tersebut tidak memiliki tenaga yang kapabel untuk menghitung harga pokok standar tersebut? Sebenarnya ada cara gampang untuk menghitung harga pokok tersebut yaitu dengan menghitung harga jual dulu, lalu dikurangi dengan margin laba kotor yang diinginkan, maka akan ketemu harga pokok.

Contoh :
Harga Jual 100%, laba kotor yang diinginkan (pengalaman masa lalu) misalnya 30%, maka harga pokok standar atas barang jadi tersebut adalah 70% dari harga jual. Cukup mudah kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s